Kamu yang sukses di sekolah belum tentu sukses di rumah, begitu
juga remaja yang keren di kampus belum tentu beken di kampung, kamu yang di
sayang ortu kadang malah dibenci guru, kamu yang juara umum belum tentu berasa
buat masyarakat umum, tambah sulit lagi orang yang hebat di kehidupan dunia
belum tentu selamat di akhirat sana. Begitulah manusia, tak ada yang sempurna.
bersifat lemah, dan pasti bisa berbuat salah. Tapi percayakah kamu jika ada
satu manusia biasa, yang sukses disemua sisi kehidupannya, hebatnya lagi
kesuksesannya tidak hanya dikagumi para sahabatnya, bahkan musuh – musuhnya
sekalipun terpaksa mengakuinya, amazing isn’t it ?!.
Ya! Dialah Rasulullah Muhammad saw. Yakinilah tidak semata – mata
Allah menjadikannya sebagai nabi terakhir, penutup dan penyempurna risalah
seluruh nabi, jika perannya selaku tauladan seluruh manusia masih menyisakan
celah ketidaksempurnaan. Dengarlah firman Allah yang Maha Agung diakhir ayat
yang turun kepada pengemban risalah-Nya yang sempurna “ … Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu
agamamu dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah kuridhai islam itu
menjadi agama bagimu … (QS.Al-Maidah, 5 : 3)
Bahkan Sa’id Hawwa dalam kitab Ar-Rasul memberikan gambaran yang
sangat indah tentang kesempurnaan Rasulullah. Beliau mengatakan,
"Karakteristik Rasulullah SAW
mencakup segala segi kehidupan. Tidak semua Rasul seperti itu. Beliau sebagai
ayah, dan tidak semua rasul menjadi ayah. Beliau sebagai suami, dan tidak semua
rasul menjadi suami; karena tidak menikah. Beliau sebagai kepala pemerintahan
sekaligus pendirinya, dan tidak semua rasul mendirikan suatu pemerintahan.
Beliau sebagai komandan tertinggi pasukan islam serta pejuang yang tangguh, dan
tidak setiap rasul pernah beperang. Beliau diutus kepada semua manusia. Dengan
perintah Allah beliau membuat undang - undang yang bisa diterapkan dalam segala
segi kehidupan, baik akidah, ibadah, ekonomi, sosial, moral, dan politik. Tak
seorang rasul selain beliau yang diutus untuk semua manusia.
Satu hal yang menjadi catatan bahwa
ditengah – tengah kehidupan manusia, diantara mereka ada yang menjadi ayah, anak dan suami. Mereka ada yang
menjadi politikus, ekonom dan rakyat biasa. Mereka ada yang menjadi pejuang di
medan perang dan ada yang menjadi pendamai. Ada yang menimbulkan penyakit dan
ada yang ahli mengobati. Ada pemimpin dan ada rakyat. Ada tukang buruh dan ada
yang menjadi pedagang. Yang jelas kehidupan manusia beraneka ragam. Setiap
manusia berusaha mencari kesempurnaan hidup yang saling berbeda bidangnya dengan
yang lain dan kadang – kadang sama. Allah telah membuat kehidupan manusia
dengan berbagai ragam dan kedudukannya, sekaligus Allah telah menurunkan Rasul
menjadi teladan bagi mereka dalam segala
hal. Maka seandainya karakteristik Rasul tidak mencakup berbagai segi
kehidupan, tentu beliau tidak layak menjadi panutan dan figur bagi setiap
manusia dalam segala hal. "
Uiihh keren nggak tuh. Biar lebih takjub sekarang gini deh, ayo
kita ukur peran apa yang sekarang sedang kita mainkan dalam hidup dan
kesuksesan macam apa yang sekarang
sedang kamu kejar ? Dan kemudian lihatlah ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar